Wednesday, March 28, 2018

Nasehat Diri

Wahai ukhti, Jika kamu beribadah hanya untuk temukan jodoh seperti apa yang selalu kau minta dalam do'a, maka itu tidak salah. Tidak mengapa jika jilbabmu kau gunakan untuk menutupi auratmu agar terlihat didepannya. Siapa tau saja dampaknya bisa juga kena ayahmu. Menyelamatkannya dari neraka.
Wahai ukhti, tidak mengapa kau ingin membaca Al-Qur'an agar bacaanmu merdu ketika tadarrusan bersama akhwat lain dan mereka memujimu. Siapa tau dengan itu, kamu bisa menjadi motivasi untuk yang lain memperbagus bacaannya. 
Wahai ukhti, ketika tanganmu meminta agar Allah satukan kamu dengan orang yang kamu idamkan, maka itu tidak pernah dilarang. Siapa tau do'amu membawa kebaikan untuknya dan bernilai pahala untukmu. 

Wahai ukhtiku, 
Wanita mana yang tidak ingin terlihat cantik ketika ia memakai pakaian pengantin. 
Wanita mana yang tidak ingin terlihat baik ketika ia dikagumi karena kemerduan suaranya.
Dan, wanita mana yang tidak ingin bersatu dengan orang yang diharapkan. 

Tapi Ukhti, 
Ingatlah, ketika pakaian pengantin itu tak sanggup kau gunakan karena terbatasnya usia, maka kain kafanlah penggantinya.
Ketika suara merdumu yang engkau niatkan untuk mendapatkan pujian, membuatmu tak sanggup mengucapkan "Laa Illaha Ilallah", maka semuanya sia-sia.
Ketika keinginan bersatumu dengan yang kau inginkan justru didahului oleh malaikat pencabut nyawa, maka rugilah. 

Apa yang hendak kau lakukan? 
Bertobat, tidak lagi bisa. Waktu telah habis untuk itu. Niat yang salah bukan karena Allah membuatmu sulit untuk melakukan apa yang seharusnya bisa kau lakukan dengan segala amalan yang pernah dikerjakan.

"Luruskan Niat, Luruskan Niat." Kata seorang akhwat ketika rapat kepanitian pada kajian peradaban berakhir terus membuat hati bergetar...

No comments:

Post a Comment

Uhibbu

Terkadang, ada sebuah lembar kertas kosong yang mengingatkanku pada sebuah tulisan. Tulisan acak-acakan yang entah kenapa masih sangat ingin...