Thursday, March 29, 2018

Jika

Jika kau adalah bulan yang ditipkan tuhan
Aku berharap aku adalah langitmu
Meski hanya sebagai tempatmu bersinar
Aku tetap senang, setidaknya itu didekatmu

Kau tau, cemburu yang paling sulit kutangani?

Melihatmu tersenyum tanpa ragu pada yang lain
Tapi ketika denganku kau buat wajah yang berbeda
Wajah serius dan tak gembira seolah khusus untukku

Jika kau adalah sekuntum bunga yang banyak sari

Aku rela menjadi sebuah kumbang kecil atau besar
Setidaknya, dengan itu kamu tau bahwa 
Hidupku bergantung pada ada tidaknya sari

Kau tau, hal apa yang paling membuatku sedih? 

Melihatmu sedih dan meratapi nasib
Kau seolah tak peduli dengan nasib yang lain
Memandang dirimu paling sedih padahal aku lebih

Jika kau adalah metahari pagi yang terik

Aku tak apa menjadi pakaian yang tergantung
Kau tau bagaimana panasnya terbakar
Untuk bisa melepaskan sisa kebasahan

Kau tau, aku tidak pernah menyukaimu dulu

Bahkan sangat membenci keegoisan dirimu
Tapi entahlah, rasa benci itu mengajarkanku
Bahwa rasa dan hati mudah berganti


No comments:

Post a Comment

Uhibbu

Terkadang, ada sebuah lembar kertas kosong yang mengingatkanku pada sebuah tulisan. Tulisan acak-acakan yang entah kenapa masih sangat ingin...