Aku terus menyusuri gedung-gedung kuliah setiap fakultas. Luas kampus yang mencapai 4 hektar tidak membuatku lelah meski peluh terus mengalir membasahi sekujur tubuh. Langkahku terhenti pada sebuah kelas yang bertuliskan R.1.2 difakultas teknik. Sudah 4 fakultas kutelusuri, dan akhirnya aku menemukan apa yang kucari. "Disini kau rupanya." Aku berteriak kecil untuk mengalihkan perhatiannya.
Dina berbalik ke arahku seakan kaget. "Ya Allah apa yang terjadi? Kenapa bajumu basah seperti ini?. Ayo duduk." Katanya sambil menyodorkan kursi didekatnya.
Nafasku tersengal-sengal. Hampir habis tenagaku mencari Dina untuk memintanya menandatangani proposal kegiatan footsal jurusan yang rencana akan diadakan besok. Meskipun aku sedikit kesal padanya, tapi aku harus berusah baik agar ia mau meberikan tandatangannya.
Namaku Adi, aku seorang mahasiswa semester 6 jurusan teknik informatika. Dan Dina, dia adalah teman sekelasku. Kami berteman cukup dekat dan selalu membuat kegiatan bersama dari awal masuk kuliah. Yah, termasuk juga kegiatan footsal besok. Kali ini, dialah ketuanya. Sedang aku? Aku hanya sebagai sekretaris. Kemampuan Dina memang tidak bisa diragukan lagi dalam memimpin suatu kegiatan. Meskipun dia seorang perempuan, semangatnya untuk mengubah pemikiran kami, membuatnya selalu berhasil menyelenggarakan kegiatan.
Tapi, kali ini aku sangat kecewa dengannya. Bagaimana tidak, dia yang biasanya sangat amtif dalam suatu kegiatn. Bahkan sampai bolos kuliah untuk kesuksesan suatu acara. Namun sekarang? Dina seolah tidak perduli. Semuanya ia tumpahkan padaku. Bahkan berkas yang kubawa jauh-jauh, langsung ditanda tangani tanpa diperiksanya terlebih dulu
.....
Tuesday, March 27, 2018
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Uhibbu
Terkadang, ada sebuah lembar kertas kosong yang mengingatkanku pada sebuah tulisan. Tulisan acak-acakan yang entah kenapa masih sangat ingin...
-
Aku terus menyusuri gedung-gedung kuliah setiap fakultas. Luas kampus yang mencapai 4 hektar tidak membuatku lelah meski peluh terus mengali...
-
Jika kau adalah bulan yang ditipkan tuhan Aku berharap aku adalah langitmu Meski hanya sebagai tempatmu bersinar Aku tetap senang, setida...
-
Aku, bukan tipe orang yang panda berbicara didepan banyak pasang mata. Hobiku hanya merangkai kata dalam diam yang diwujudkan melalui coreta...
No comments:
Post a Comment